24 December 2005

Marketing ala Kartini 2005

Para online marketer menyebutnya ”Asian Brain” untuk menggambarkan kecerdasan dan inspirasi seorang dari Asia yang sanggup menggetarkan dunia marketing. Asian Brain memanfaatkan teknologi online sebagai media marketing.

Gadis dari Kampung Banjaran Bandung itu mendapat penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Wanita sebagai Kartini Indonesia 2005.

Pada usia 24 tahun penghasilannya sebagai marketer mencapai US $ 35.000 per tahun. Dari rumah yang merupakan pusat kegiatannya, Hira merengkuh pasar yang tidak terbatasi oleh dimensi ruang maupun waktu. Prestasi Ahira menanjak cepat melebihi 50.000 marketer lain di dunia.

Jalan tidak selalu mulus karenanya banyak kendala berat yang dihadapi. Menurunnya kepercayaan kepada orang Indonesia karena cyber fraud adalah keadaaan yang sulit. Pelanggaran hak cipta dan praktek-praktek ilegal lain menurunkan kredibilitas kita di mata dunia. Hira juga menghadapi opini negatif tentang marketing yang cukup mengganggu. Di tengah badai dan ombak tersebut, Hira mampu berselancar dan mendapatkan kepercayaan dari berbagai komunitas online marketing dunia. Komitmen Hira pada anti fraud, zero telerance spam policy dan privacy policy meningkatkan kepercayaan pasar.

Beberapa penghargaan yang diraih diantaranya adalah Kartini Indonesia 2005, finalis Young Marketer Award (Hermawan Kertajaya Award), terpilih sebagai 12 Top World's Super Affiliate, penulis "30 Days to E- Mareketing Success" buku E-Marketing terbaik tahun 2003, pendiri Elite Team International dan sebagai pengelola The Best Affiliate Newsletter yang menjadi referensi bagi 21.000 marketer dari 120 Negara.

Niche Market sebagai titik awal
Ke-unikan Hira adalah selalu memulai desainnya dengan riset untuk menemukan niche market (pasar yang tertinggal) sebelum menggarap pasar secara online. Untuk kedua langkah tersebut Hira memanfaatkan the cutting edge technology (teknologi paling baru). Langkah itu memang berat karena harus berkreasi dengan hal baru yang sering memerlukan keberlimpahan skill.

Niche Market yang dipegang Hira sengaja tidak dipublikasikan, itulah yang membuat orang menduga-duga dan menganalisis tetapi sering salah persepsi. Sebagai marketer, Hira bisa mendesain marketing untuk produk apa saja. Tetapi dia cenderung membuat pilihan produk sesuai dengan karekter diri dengan penilaian berdasar kualitas, product knowledge dan prospek.

Dengan langkah uniknya itu model marketing Hira selalu mempunyai salah satu dari ciri khas berikut: yang pertama, yang terbaik atau yang berbeda.

E-business pendukung Marketing Model
Setelah menemukan niche market yang pas kemudian melangkah pada pembuatan marketing model. Sistemnya tidak tidak terlepas dari dukungan teknologi E-business, mulai dari yang paling sederhana seperti pemanfaatan e-mail sampai improving level dan transformasi sistem. Online Marketing lebih mudah bila didukung oleh merchant yang sesuai seperti clickbank, pay pal atau pay system. Masalah-masalah penting berkaitan dengan pembayaran dan keamanan akan ditangani oleh merchant.

Afiliasi dan Sindikasi
Untuk memperkuat kinerja marketing tentu diperlukan dukungan dari berbagai produser online business. Melalui program-program yang terkenal seperti Google AdSense dan SEO (Search Engine Opimization) Hira mengerjakan sindikasi dengan perusahaan online yang berkompeten. Selain itu ada juga afiliasi dengan beberapa merchant yang bisa dihandalkan.

Gabungan antara teknologi online dan automasi yang digunakan memungkinkan mesin marketing Ahira bisa bekerja selama 24 jam sehari.

Karakter sebagai kekuatan dalam Marketing
Latar belakang Hira adalah guru bahasa Inggris-Indonesia untuk expatriat. Setelah menjadi marketer, ”Karakter Guru” Ahira tidak ditinggalkanya, bahkan dikembangkan di Elite Team International dan di Marketing Center yang dirintisnya. Oleh karenanya Hira memproduksi pelatihan online marketing berbasis e-learning dan knowledge management.

Pada saat memulai bisnisnya Hira belum memahami cara menggunakan e-mail apalagi mempunyai laptop. Namun Hira saat ini tidak gaptek lagi, bahkan telah menguasai teknis pengelolaan online marketing dengan sangat baik. Karekter diri dan usaha keras diperlukan untuk mengatasi hambatan teknologi dan menembus batas-batas negara.

Salah satu faktor yang meningkatkan keberhasilan Hira adalah kepercayaan relasi dan klien terhadap Anne Ahira. Peran karakter Hira cukup menentukan bagi calon pembeli untuk membeli produk yang ditawarkan.

Keberhasilan Hira menjadikannya seorang marketing strategist. Di tengah berjalannya sistem marketing yang dibangun, Kartini 2005 itu juga memberikan beberapa konsultansi seputar online marketing.

Selain itu, Hira juga berusaha ikut mencerdaskan bangsa melalui pendidikan Online Marketing yang dinamakan Asian Brain Internet Marketing Center

21 November 2005

Nasi Goreng Fresh

Apa rasa ideal untuk nasi goreng? Jawabnya tergantung pada selera dan ke-khas-an jenis nasi goreng. Sebagai penggemar nasi goreng, rasa yang ideal menurut saya adalah adanya citra rasa: nasi liwet fresh, tidak terlalu kering, bumbu tidak bikin neg, pedesnya pas dan lalapan.

Beberapa kelemahan produk nasi goreng yang pernah saya kunjungi diantaranya: bumbu neg, kurang matang, terlalu hitam karena kecap/saus, nasi terlalu kering atau terlalu basah, terlalu manis, terlalu asin dan terlalu pedas.

Untuk menghasilkan nasi goreng yang fresh, sedikit pengalaman berikut mungkin berguna. Jangan menggoreng nasi terlalu lama mengakibatkan nasi kering dan kurang segar, juga jangan terlalu cepat karena aroma gorengan tidak ada. Bumbu harus benar-benar matang terlebih dahulu sebelum dicampur dengan nasi. Untuk itu bumbu digoreng sampai matang seperti kalau kita membuat bawang merah goreng (crispy), seolah di goreng sangrai. Jangan sampai ada bumbu yang masih setengah matang. Tuangkan minyak goreng sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan untuk menghindari nasi terlalu terlalu basah karena minyak.

Kalau mau pakai telur, matangkan telur setelah bumbu matang dengan cara: pinggirkan dulu atau pisahkan bumbu sebelum telur matang. Aduk telur, setelah benar-benar matang campurkan dengan bumbu. Disini terjadi proses pematangan lanjut antara bumbu dan telur.

Ada dua tahap penggorengan nasi, pertama sekitar satu sendok nasi untuk membantu pencampuran bumbu. Campurkan dengan rata, lihat kembali kematangannya, bila perlu tunggu sebentar sampai benar-benar matang. Pada tahap ini mungkin bumbu nampak seperti gosong dan lengket. Bila sudah matang baru tahap dua yaitu nasi yang akan digoreng. Cara ini untuk menghindari penggorengan nasi terlalu lama karena menunggu matangnya bumbu.

Bila ingin pakai kecap atau saus tuang sedikit demi sedikit. Matangkan dulu kecap atau saus dengan cara: beri tempat kosong di wajan dengan meminggirkan nasi, tuangkan kecap/saus, tunggu biar panas beberapa saat baru dicampur dengan nasi.

Tahap akhir adalah mencicipi nasi goreng, bila ada yang kurang terutama garam & pedes bisa ditambahkan garam atau saus. Waktu membuat bumbu, garam dan pedesnya sedikit saja, kalau kurang bisa ditambah dengan garam atau saus pada saat mencicipi.

Sebagai tambahan yang bersifat opsional adalah daging. Saya lebih suka tidak menambah daging karena mengurangi rasa "fresh" nasi liwet. Tetapi beberapa nasi goreng di Jogja ada yang menambahkan: saus tiram, daging ayam, daging kambing atau kepiting. Yang jelas daging juga mesti matang terlebih dahulu sebelum ditambahkan ke nasi goreng biar lebih sip.

Sedangkan yang membantu rasa fresh adalah lapap sayuran. Lalapan biasanya berupa daun seledri dan tomat buah yang segar. Bisa ditambah juga dengan timun atau nanas.

Satu porsi nasi goreng yang ideal adalah satu setengah piring nasi liwet, ditambah lalapan. Porsi memang lebih banyak karena menurut pengalaman rasa fresh & gurih nasi goreng bikin tambah nafsu makan.

Hari libur dan senggang saya menyempatkan bikin nasi goreng, penggemarnya pun lumayan banyak. Kalau bicara business sense hobi ini bisa menjadi bisnis bener gak ? :))

03 November 2005

21 October 2005

Hakikat Manusia

Sekejap teringat kalimat lama yang pernah kubaca: ”hakekat manusia adalah pikirannya”. Kalimat itu menggelitik dan menggugah untuk meninjau artinya lebih jauh. Benarkah hakikat manusia itu hanya terdapat pada pikirannya?

Manusia sebagaimana mahluk hidup lain, mempunyai organ-organ penyesuai terhadap alam sekitarnya seperti sistem pengolah energi, sistem indera perasa dan sebagainya. Sistem-sistem tersebut bekerja saling mendukung membentuk sistem yang lebih besar. Sistem yang kompleks pasti bekerja dengan kendali, seolah ada program canggih yang mengendalikan sistem itu. Tanpa adanya program pengendali bagaikan sebuah komputer tanpa software.

Kelebihan manusia dibanding mahluk lain terletak pada kecerdasannya. Dengan kecerdasan manusia dapat membangun karya-karya yang berkembang, menjadi tradisi, teknologi, peradaban dan kebudayaan tinggi, semua bermula dari jalan pikiran (kecerdasan). Pikiran dalam konteks kecerdasan, itulah yang mengendalikan seluruh sistem organ manusia baik sadar maupun tidak.

Gangguan pada kecerdasan seorang manusia dapat menyebaban "kelumpuhan" tertentu. Kalau sudah begitu maka hakikat dan kemampuannya sebagai manusia juga memudar. Gangguan yang bersifat permanen pada kecerdasan membuat manusia lebih mirip mahluk hidup biasa saja. Sebaik apapun fisik manusia bila pengendalinya tidak berfungsi, maka tak berfungsi pula fisik tersebut.

Ternyata dalam kehidupan bisa diamati aspek bervariasi pada kecerdasan. Kepandaian manusia dalam mengkalkulasi dan menyelesaikan persoalan logika-logika matematis sering disebut dengan Kecerdasan Intelegensi.

Sementara jiwa merupakan sisi mental spiritual serta idealisme dalam kehidupan ternyata juga mempunyai kecerdasan, karenanya perkembangan jiwa bisa dikendalikan. Seseorang yang cerdas pikirannya bisa juga tertinggal kecerdasan jiwanya, sehingga mengakibatkan kekurangan mentalitas. Aspek kecerdasan ternyata juga terdapat pada jiwa yang disebut dengan Kecerdasan Spiritual.

Sedangkan emosi merupakan bagian yang mengendalikan perilaku manusia mempunyai nilai kecerdasan juga yang sering disebut dengan Kecerdasan Emosional.

Terbangunnya kecerdasan-kecerdasan itu ditandai dengan kualitas logika yang baik, mental dan emosi yang seimbang serta nilai spiritual yang tinggi. Sebaliknya kekurangan pada salah satu saja aspek kecerdasan itu mengakibatkan kekurangan pada diri manusia dan ke tidak-seimbangan. Jadi Bolehlah dikatakan kalau kecerdasan merupakan top management dalam sistim kehidupan manusia, sebagai pengendali dan pengarah semua kegiatan manusia.

Pemahaman kita sementara menyimpulkan bahwa semua kecerdasan berpusat di otak dan susunan syaraf pusat. Bila manusia kehilangan seluruh kecerdasannya maka hanya menyisakan insting. Mahluk hidup lain juga mempunyai insting yang merupakan bagian dari kecerdasan dasar alami. Tetapi dengan insting saja manusia tidak bisa memecahkan banyak persoalan hidup, manusia membutuhkan kecerdasan lebih dari sekedar insting.

Kembali pada kalimat yang menggelitik diatas: "hakikat manusia adalah pikirannya" bila yang yang dimaksud pikirannya adalah kecerdasannya, maka kalimat itu ada benarnya. Bagaimana kinerja manusia, menjadi seperti apa manusia semua itu banyak bertumpu pada jalan pikirannya.

Apakah keseluruhan kehidupan manusia cukup diwakili dari "kecerdasan"nya? Dalam hubungan dengan keyakinan akan hari kebangkitan, cukupkah bila fungsi-fungsi kecerdasan saja dibangkitkan untuk diminta per-tanggung-jawabannya?

Tetapi telah diisyaratkan bahwa organ-organ manusia akan berbicara dan menjadi saksi tentang apa yang dikerjakan pada hidupnya. Petunjuk tersebut cukup valid bila mengingat bahwa organ-organ kita dapat menunjukkan (menceritakan): pola hidup, kesehatan, penyakit yang diderita dan sebagainya.

Sementara kecerdasan dan fisik bervariasi terhadap usia, bagaimana dan pada usia berapa saat manusia dibangkitkan kembali? Termasuk hal gaib?

Untuk urusan hal-hal gaib seperti itu manusia hanya bisa memahami porsi yang sangat kecil, sedangkan kewajiban manusia adalah mengimani hal itu sesuai dengan logika yang ada.

Wallahualam. Dia lah yang maha mengetahui dan menjaga.

Kecerdasan sebagai penentu siapa hakikat diri kita, sebagai karya kecerdasan apa yang kita kerjakan adalah tanggung jawab kita. Manfaatkan kelebihan kita itu untuk karya yang dapat di-pertanggung-jawabkan baik untuk hari ini maupun hari esok.

05 October 2005

Welcome Ramadhan

Bulan istimewa itu hadir kembali, satu bulan diantara sebelas yang lain. Ketika tuntunan mulia dijalankan, bulan ini penuh kemuliaan. Ketika pahala dilipat gandakan, bulan ini penuh keberuntungan. Ketika pribadi-pribadi terjaga suci, bulan ini penuh dengan kesucian. Adalah orang yang merugi yang meninggalkan keistimewaan Ramadan.

Bulan istimewa ini ditandai juga dengan Lailatul Qadar, hanya satu malam saja, lebih baik dari seribu bulan. Tujuh belas Ramadan, hari bersejarah turunnya Al-Qur'an, pembeda dan petunjuk kebenaran sejati, serta tanda-tanda lainnya yang menakjubkan.

Ramadan menjanjikan kemenangan sejati bagi yang bisa mengendalikan dan mengelola diri. Kemenangan yang berdasar pada kebenaran, yang membawa keberuntungan dan kebahagian. Kemenangan yang diraih dengan segenap usaha dan kegigihan.

Sunatullah, hukum alam, tradisi, maupun pengetahuan telah mengajarkan bahwa manusia membutuhkan pengendalian untuk mencapai tataran lebih tinggi. Manusia perlu melatih diri, mengembangkan diri, mengasah kemampuan, untuk mencapai titik optimal: kematangan, kepekaan, keterlatihan. Ramadan penuh kesempatan, sebuah desain pengembangan pribadi, mahakarya Sang Empu nya jagad.

Kemenangan mengendalikan dan mengelola diri adalah kemenangan sejati. Kemenangan yang berdasar pada kebenaran, yang membawa keberuntungan dan kebahagian. Kemenangan yang diraih dengan segenap usaha dan kegigihan.

Selamat datang Ramadan, marilah berpuasa dengan kesucian untuk menggapai kemenangan sejati.

29 September 2005

Nusa Kambangan

Setelah menyusuri lereng Pegunungan Slamet, perjalanan berikutnya ke pulau aneh di selatan Jawa :-P

Siapa tak kenal dengan Nusa Kambangan, setidaknya kita pernah mendengar namanya. Pada masa kolonial tempat ini sebagai pulau pembuangan dan pengasingan, bahkan disana masih terlihat bekas sebuah lokasi rumah sakit isolasi untuk penderita kusta. Pada masa transisi pernah sebagai tempat pembantaian, cukup mengerikan bukan?

Nusa Kambangan ternyata mempunyai pesona keindahan, jadi tidak salah juga bila berwisata ke tempat ini. Yang menarik adalah suasana sebagai pulau tahanan, mengingat tahanan di Nusa Kambangan mempunyai bobot kriminal yang tinggi. Bagaimana penempatannya, pengelolaan dan keamanannya, siapa yang tinggal disana?

Walaupun hanya menyisir jalan tak mulus sepanjang kira-kira enam belas kilometer, cukup terwakili situasi Nusa Kambangan. Beberapa Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) dilewati, gua bersejarah dan sejumlah hal aneh :)

Gua Ratu yang mempunyai stalaktik dan stalakmit besar, menurut terawangan mistis adalah tempat berkumpulnya mahluk halus. Di dalamnya terdapat juga batu ”Gondo Mayit” yang menghamburkan aroma tidak sedap pada saat tertentu (Jumat atau Selasa Kliwon). Panjang gua ini mencapai beberapa kilometer sampai ke laut selatan. Namun demikian oksigen hanya bertahan pada satu kilometer pertama, selanjutnya ibarat rokok pun akan mati.

Sebuah tanda makam juga nampak dengan nama berbau cina: Kwa Chen Re ? Babad Nusakambangan 1427, siapa punya cerita ini ?

Ada beberapa Lapas yang tertutup disana, tahanan berada di Lapas sesuai dengan kasusnya. Beberapa diantara mereka saat menjelang masa kebebasan menjalani program asimilasi, pembekalan dan pengkaryaan di pulau Nusa Kambangan. Kegiatannya seperti menggembala, bertukang, berjualan akik, membantu di pelabuhan dan tentu masih dalam kesatuan pulau dan berbaur dengan penduduk. Penduduk adalah karyawan Lapas & keluarganya, selain itu tidak ada pihak lain yang tinggal di Nusa Kambangan.

Sistem keamanan tidak terlihat garang, tidak terlihat petugas bersenjata berjaga-jaga. Tetapi mengingat keperluan akan keamanan pasti semua sudah diperhitungkan. Mungkin ke-angker-an pulau ini ikut menentukan kondisi sehingga orang segan untuk melakukan kontroversi :-)

Lapas terbaru direncanakan untuk tahanan yang terlibat terorisme. Semua dinding terbuat dari beton setebal 30 cm termasuk plafonnya juga dari beton (takut tahanannya kabur nih :P ), dominasi warnanya abu-abu, lain dari yang lain.

Pulau ini sekilas nampak sebagai daerah yang jarang disentuh, semak-semak dan pohon-pohon tumbuh liar saling menutup mirip hutan tropis. Kemungkinan binatang buas seperti macan kumbang masih berkeliaran disekitar tempat ini. Hanya di beberapa blok nampak perumahan karyawan dan tempat ibadah.

Nusa Kambangan bersebelahan dengan pulau bersejarah kerajaan Mataram, pulau kecil tempat tumbuhnya bunga Wijaya Kusuma yang merupakan kisah jelmaan dari salah satu senjata kerajaan.

Kabar yang cukup memprihatinkan adalah illegal logging yang sempat merambah daerah Nusa Kambangan, semoga tidak diteruskan.

Jarangnya sentuhan manusia pada alam Nusa Kambangan, justru membuatnya nampak alami, segar dipandang dan relatif bersih dari pencemaran. Lihat saja Pantai Permisan yang menghadap ke laut selatan. Ombak besar dengan karang di tengah, indah dipandang hanya tampak sedikit sampah tak berarti, pohon & bukit alami dan bersih. Lambang Kopasus terlihat diatas karang di Pantai Permisan, menandakan daerah tersebut sebagai salah satu basis komando.

Menurut beberapa sumber cerita Permisan bermakna perpisahan, seseorang yang sudah masuk ke Permisan maka dia tak akan kembali. Nusa Kambangan memang pulau tenang yang menghanyutkan.

20 September 2005

Kaligua High Land

Mengikuti perjalanan muhibah sambil rekreasi ok juga terutama karena gratis :) Kali ini perjalanan menuju dua daerah unik: Kaligua dan Nusa Kambangan.

Kaligua berada di kabupaten Brebes, sekitar tujuh jam perjalanan darat dari Jogja. Ketinggian 1750m diatas permukaan laut. Merupakan daerah lereng Gunung Slamet di Jawa Tengah. Berhawa cukup dingin, puncak kebun ini mencapai 2050m, ideal for high land tea, for teakwalk & for mind refreshment. Suhu berkisar dari 10-20 derajat celcius jadi bisa dibayangkan bagaimana rasanya air, mandi & tidur mesti diperhitungkan dengan baik kalau nggak mau "kedingingan" :-)

Meski hanya sehari cukuplah untuk merasakan bagaimana kehidupan disana. Di remote area ini ternyata ada beberapa blok perumahan penduduk atau karyawan kebun. Jalan masuknya naik sepanjang tujuh belas km relatif sepi karena melewati hutan lindung milik perhutani, jadi tak mungkin ada banyak kegiatan pada jalur ini.

Ini memang tempat ideal sebagai remote area, mungkin di beberapa lokasi saja bisa digunakan untuk hunian dan kegiatan perkonomian. Penduduk sekitar relatif jarang turun gunung mengingat jarak dan jalan yang tidak mudah. Sebelum mencapai Kaligua, nampak pula sebuah perusahaan perkebunan Zeta Agro. Selain itu terlewati Telaga Ranjeng yang indah dan alami, ceritanya ada ribuan ikan lele disana, masih dalam kawasan hutan lindung.

Hutan Kaligua mulanya dibuka untuk kebun teh karena udara dingin cocok untuk tanaman teh. Kemudian didirikan pabrik teh untuk memproses langsung hasil perkebunan menjadi teh hitam. Konon ceritanya lokasi kebun ini ditemukan oleh warga Belanda bernama Van De Jong pada masa kolonial tahun 1889. Peralatan turbin dibawa dengan rombongan pekerja yang berjalan kaki naik sepanjang 17 km. Sebagai penghargaan makam Van De Jong masih terawat sampai saat ini di lokasi kebun Kaligua.

Saat ini Kaligua berada dibawah pengelolaan perusahaan perkebunan Nusantara-9 yang berpusat di Semarang. Karena potensi keindahan, kesejukan dan kealamiahan membuat lokasi ini cocok sebagai tempat relaksasi.

Puncak Sakub yang tertinggi di kebun ini (2050m), bisa ditempuh sekitar satu jam dengan jalan kaki dari Kaligua, sayangnya belum punya banyak kesempatan, jadi hanya sempat mengunjungi Goa Jepang dan Tuk Bening.

Goa Jepang lumayan panjang, plafonnya rendah sehingga akupun harus membungkuk, mungkin orang Jepang jaman dahulu pendek? :-P Goa ini berliku-liku gelap dan tersembunyi dibawah kebun teh. Kelebihannya adalah adanya ventilasi sehingga persediaan oksigen cukup banyak.

Di Tuk Bening, sempat minum air yang mengalir jatuh langsung dari mata air pegunungan: air mineral segar yang pas dinginnya.

Sinyal GSM blank karena jauh dari BTS dan banyak halangan pegunungan. Tapi sebenarnya dengan penambahan satu BTS di puncak akan cukup membantu dan potensial membawa banyak costumer baru, mengingat beberapa lokasi penduduk berada disana. Ini masukan buat operator :p

Biasanya lokasi-lokasi alamiah seperti ini, bila sudah banyak penunjung maka keindahan dan kelestariannya terganggu, seperti banyaknya sampah, rusaknya mata air, polusi air dan udara yang meningkat. Tetapi karena masih dalam daerah tertutup dan tidak bisa sembarang orang masuk, justru cukup membantu menjaga kealamiahan tempat ini.

Semoga pengelolaan yang baik tidak sekedar baik secara ekonomis tetapi juga secara ekologis sehingga keaslian, keasrian dan kelestarian alam bisa dipertahankan sepanjang masa. Beruntunglah kita yang masih bisa merasakan kondisi alamiah bumi ini, sebaliknya kita akan merugi karena tidak bisa merasakan alam asli di bumi ini bila kelestariannya tidak terjaga.

Sebagai pelengkap yang belum terlupakan adalah tampilnya Indah, Diana & Yopie meski dari daerah yang jauh dari moderniasasi, tetapi mereka berhasil sebagai musisi entertainer yang memukau & optimal. Ojo dumeh wong Bumiayu... :-)

19 September 2005

Seminar Marketing

Tadinya sekedar bantuin teman untuk check sound, karena melihat topik yang cukup menarik timbulah ide: "kenapa gak ikut sekalian?". Inilah kali pertama belajar marketing agak formal. Tidak tanggung-tanggung dengan nara sumber "Profesor Basu Swastha".

Ilmu marketing nampaknya terlalu banyak untuk dipelajari sekilas, tapi menurutku penguasaan ilmu ini perlu mengambil banyak referensi dari pengalaman nyata, karena berbagai variasi marketing memerlukan kesesuaian dengan situasi dan kondisi, tidak terlalu teoritis.

Marketing mirip dengan sosialisasi atau pemasyarakatan, perbedaannya yang cukup jelas adalah dalam marketing terdapat komponen exchange (the core concepts of marketing). Jadi bolehlah dikatakan marketing termasuk sosialisasi, tetapi sosialisasi tidak selalu marketing.

Mementingkan konsumen adalah suatu yang perlu disikapi secara wajar dalam rangka mensukseskan marketing, karena konsumen merupakan titik awal dari marketing. Konsumen yang puas akan membawa seratus konsumen, sedangkan konsumen kecewa merupakan iklan terjelek kita. Konsumen nakal dalam sudut pandang positif ilmu marketing jumlahnya lebih sedikit dibanding konsumen fair.

Mungkin kita tidak begitu menyadari kalau ternyata setiap orang sebenarnya melakukan marketing. Dalam keluarga anak melakukan marketing dengan orang tua sebagai konsumen, atau bisa juga sebaliknya, semua anggota keluarga melakukan marketing untuk mengungkapkan keinginannya. Dalam organisasi orang melakukan marketing kepada kolega, atasan maupun bawahan untuk mencapai tujuan.

Sedangkan marketing eksternal dari sebuah organisasi ditujukan agar konsumen mengenal dengan benar dan membeli produk yang kita tawarkan. Nah kita tinggal menyesuaikan, marketing kita dibagian mana, metode apa yang sesuai, itulah ilmu marketing.

Pada kesempatan ini disinggung mengenai suatu organisasi dimana para pengurusnya terlalu santai, terlalu informal dalam menghadapi klien, tempatnya cukup gelap, penunjuk arah tidak jelas itu semua merupakan bad marketing. Karena kondisi itulah seminar ini muncul, sebagai kontribusi agar organisasi tersebut lebih berhasil dalam mencapai tujuannya.

Kita perlu melihat kembali, ternyata sikap, ketelitian, kerapian bahkan senyuman juga merupakan marketing.

Banyak diantara kita berhasil melakukan marketing dengan metode konvensional mulut ke mulut, tetapi sudah optimalkah marketing kita? Bila titik awal marketing adalah konsumen, maka konsumen yang banyak adalah awal keberhasilan kita.

01 July 2005

Composite Block List

Welcome, this is my first post of my first blog. I’m not quite advance in English, so I put posting mostly in Bahasa Indonesia & sometime in English :p I hope to have a lot of stories to share. Thanks for Google for hosting this blog.

In recent days my local network could not send out any email, I wondered and checked everything worked well and then I trace the mail delivery report system. Something went wrong, in one of email client program displayed error massage: “your IP is listed in Composite Block List (CBL)” Never heard before, but the massages suggested me to visit http://cbl.abuseat.org for detail. The CBL takes its source data from very large spamtraps.

Finally I found that something out there, are monitoring and told the mail-server to block every mail from my network cause it’s sending malicious or hostile massages that could also be spam massages with virus attached. I didn’t believe to see that some computers in my network are really sending those massages.

A virus named “Sober I” was responsible for all that malicious spam massages. “Sober I” is a smart virus infected windows based machine from the internet. Any computer that infected should automatically sending lot of illegal spam massages contain of viruses in two different languages: Germany & English.

I might ignore that virus is active in my LAN but the system was blocked because of sending illegal or spam massage not because of the virus. Thank, finally I found some virus are active in my network and I then should try cleaning them just away. The virus is so smart but defense is good too, because virus could not take action even if it was active. Is that also called security?